• DKI Jakarta
  • +62811-9900-048
  • bp3mi.dkijakarta@kp2mi.go.id
  • BP3MI Jakarta
  • Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia – Jakarta

Berita

img BP3MI DKI
12-Feb-2026 14:00:57

BP3MI DKI Jakarta dan PPKD Jakarta Timur Perkuat Sinergi Dukung Program SMK Go Global

JAKARTA, BP3MI (12/2) — Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta melakukan audiensi dengan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur di Pondok Kelapa, Rabu (11/2/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antarinstansi dalam mendukung Program Strategis Pemerintah, yakni SMK Go Global.

Kepala BP3MI DKI Jakarta, Dr. Arman Muis, hadir bersama jajaran dan disambut langsung oleh Kepala PPKD Jakarta Timur Teguh Hendarwan, didampingi Kasatpel Pelatihan Danang, Kasatpel Pemasaran Linda, serta Kepala Instruktur Pelatihan Budi Utomo. Turut hadir Sekretaris Umum Yayasan Solidaritas Difabel Indonesia (YASDI) Dino Kusnadi dan perwakilan teknis Pemerintahan Timor Leste, Alex Kartasa.

Kepala PPKD Jakarta Timur, Teguh Hendarwan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan BP3MI DKI Jakarta dan menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi lintas instansi.

“Kami menyampaikan terima kasih dan rasa hormat atas kunjungan BP3MI DKI Jakarta. Kami berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam mendorong alumni pelatihan PPKD Jakarta Timur agar mampu bersaing di pasar kerja global,” ujar Teguh.

Ia menjelaskan, pada 2026 PPKD Jakarta Timur mengalokasikan pelatihan bagi 1.440 peserta melalui 25 program reguler, meliputi pelatihan bahasa Inggris dan Jepang, otomotif, pengelasan, hospitality, tata boga, pengemudi, komputer, hingga mekanik. Selain itu, terdapat 13 program pelatihan melalui skema Mobile Training Unit (MTU).

Sementara itu, Dr. Arman Muis menegaskan bahwa audiensi ini merupakan implementasi Nota Kesepakatan antara Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dengan Gubernur DKI Jakarta yang ditandatangani pada 29 Oktober 2025.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata tindak lanjut Nota Kesepakatan antara Menteri P2MI dan Gubernur DKI Jakarta untuk memperkuat pelindungan PMI sekaligus meningkatkan kapasitas tenaga kerja terampil dari DKI Jakarta agar siap bersaing di pasar global,” kata Arman.

Ia mengungkapkan, setiap tahun BP3MI DKI Jakarta memproses hampir 42.000 penempatan PMI. Namun, dari jumlah tersebut, hanya sekitar 2.000 pekerja berasal dari wilayah DKI Jakarta.

“Padahal terdapat sekitar 350.000 lowongan kerja luar negeri yang potensial. Ini peluang besar bagi lulusan SMK maupun peserta pelatihan PPKD di DKI Jakarta untuk mengisi pasar kerja global secara prosedural dan aman,” ujarnya.

Sejumlah komitmen kolaboratif disepakati untuk 2026, antara lain pemetaan minat siswa dan lulusan SMK di Jakarta Timur yang berminat bekerja di luar negeri, kerja sama dengan P3MI yang kredibel dan sesuai kebutuhan pasar, serta pelaksanaan edukasi dan sosialisasi peluang kerja luar negeri bagi peserta pelatihan.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Arman Muis juga meninjau sejumlah fasilitas pelatihan milik PPKD Jakarta Timur, seperti laboratorium bahasa, ruang praktik otomotif, pengelasan, serta fasilitas praktik food and beverage (F&B) dan barista.

Melalui kolaborasi ini, BP3MI DKI Jakarta dan PPKD Jakarta Timur berharap dapat meningkatkan partisipasi tenaga kerja asal Ibu Kota dalam mengisi peluang kerja global secara legal, aman, dan terlindungi. (Humas/BP3MI DKI Jakarta)

logo
  • DKI Jakarta
  • +62811-9900-048
  • bp3mi.dkijakarta@kp2mi.go.id