Kepulauan Seribu, BP3MI DKI
Jakarta (11/6/2026) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
(BP3MI) DKI Jakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Job Fair dan
Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri serta Migrasi Aman yang diselenggarakan
di SMK Negeri 61 Jakarta, Pulau Tidung, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
pada Kamis (11/6/2026) . Kegiatan tersebut diikuti oleh 15 perusahaan dari
berbagai sektor sebagai upaya memperluas akses informasi ketenagakerjaan bagi
siswa dan alumni.
Kegiatan Job Fair secara
resmi dibuka oleh Bupati Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Muh Fadjar
Churniawan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada Dinas
Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kabupaten Kepulauan Seribu atas
terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat di tengah tantangan
pencarian lapangan kerja saat ini.
Menurutnya, kegiatan ini
merupakan bentuk dukungan dan upaya sekolah dalam menjembatani siswa serta
alumni SMK Negeri 61 Jakarta Pulau Tidung untuk memasuki dunia kerja, baik di
dalam maupun luar negeri, sekaligus memberikan informasi mengenai peluang
melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Pada kesempatan tersebut, Kepala
BP3MI DKI Jakarta, Dr. Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H., memberikan
sosialisasi mengenai peluang kerja luar negeri dan pentingnya migrasi aman.
Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai peluang kerja di luar negeri yang
dapat diisi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Beliau juga memberikan motivasi
kepada para siswa agar tidak hanya menjadikan pekerjaan di dalam negeri sebagai
pilihan utama setelah lulus, tetapi mulai melihat peluang bekerja di luar
negeri sebagai salah satu alternatif karier yang menjanjikan.
"Kami ingin generasi muda,
khususnya lulusan SMK, memiliki wawasan yang lebih luas mengenai peluang kerja
global. Bekerja di luar negeri secara prosedural dapat menjadi langkah untuk
meningkatkan kompetensi, pengalaman, dan kesejahteraan. Namun yang terpenting
adalah memastikan seluruh proses dilakukan secara aman dan sesuai ketentuan
yang berlaku," ujar Dr. Arman Muis.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan
pentingnya Gerakan Nasional Migran Aman sebagai upaya meningkatkan kesadaran
masyarakat terhadap prosedur penempatan pekerja migran Indonesia yang benar
serta mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Selain sosialisasi, tim Job
Fair BP3MI DKI Jakarta juga memberikan informasi mengenai berbagai skema
penempatan pekerja migran Indonesia, khususnya Program Government to Government
(G to G), Special Placement Program to Taiwan (SP2T), dan Specified
Skilled Worker (SSW). Para pencari kerja juga diarahkan untuk mengakses
informasi peluang kerja luar negeri melalui laman Sistem Komputerisasi
Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI).
BP3MI DKI Jakarta berharap
kegiatan Job Fair dan Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri serta Migrasi Aman
di SMKN 61 Jakarta Pulau Tidung ini dapat menjadi langkah awal dan gebrakan
baru dalam mendorong generasi muda Kepulauan Seribu untuk memanfaatkan peluang
kerja di luar negeri secara prosedural, aman, dan kompetitif.