Jakarta,
BP3MI (15/4) — Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
(BP3MI) DKI Jakarta terus mendorong pembentukan Desa/Kelurahan Migran Emas melalui
koordinasi dan sosialisasi di sejumlah wilayah. Upaya ini merupakan bagian dari
penguatan pelindungan dan pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara
terpadu di tingkat Kecamatan dan kelurahan.
Dalam rangka
tersebut, sebelumnya melalui audiensi dan kolaborasi antara BP3MI DKI Jakarta
dengan Walikota Jakarta Selatan, maka terdapat beberapa nama kelurahan yang
diharapkan menjadi contoh Desa Migran Emas dengan beberapa kriteria yang salah
satunya berdasarkan data statistik jumlah warganya yang tercatat bekerja
sebagai Pekerja Migran Indonesia. Program Desa Migran Emas upaya untuk
membentuk sebuah ekosistem dari wilayah yang Edukatif, Maju, Aman dan
Sejahtera.
“Program Desa Migran
Emas merupakan langkah strategis dalam memperkuat pelindungan dan pemberdayaan Pekerja
Migran Indonesia sejak dari tingkat kelurahan. Melalui sinergi dengan
pemerintah wilayah, kami optimistis program ini dapat berjalan optimal dan
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Nur Bintang,
Koordinator Pemberdayaan BP3MI DKI Jakarta.
Sebagai langkah awal,
BP3MI DKI Jakarta melaksanakan koordinasi dan sosialisasi di Kelurahan
Kebayoran Lama Selata. Dalam kesempatan tersebut BP3MI DKI Jakarta disambut
baik oleh Lurah dan diberikan kesempatan untuk meyosialisasikan peluang kerja
lura negeri, pelindungan serta program Desa Migran Emas di hadapan beragam
unsur masyarakat diantaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas, LMK, RW, dan RT. Selain
di Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, koordinasi juga gencar dilaksanakan di
Kelurahan Pasar Manggis dan Kelurahan Jagakarsa.
Koordinasi juga
menyasar wilayah lain yakni Jakarta Timur. BP3MI DKI Jakarta berkoordinasi dengan
Camat Ciracas yang diwakili oleh Wakil Camat Ciracas, Dadang Y. Haryono. Dalam
kesempatan tersebut Wakil Camat Ciracas, Dadang
Y. Haryono menjelaskan bahwa menyambut baik program
tersebut untuk selanjutnya akan dikoordinasikan di tingkat kelurahan.
“Kami menyambut baik
inisiatif BP3MI DKI Jakarta dalam pembentukan Desa Migran Emas. Program ini
penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait migrasi yang aman
dan prosedural,” ujarnya.
BP3MI DKI Jakarta akan terus berupaya melakukan koordinasi lanjutan guna memastikan implementasi program berjalan optimal. Melalui sinergi antara BP3MI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu meningkatkan pelindungan, pemberdayaan, dan kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia beserta keluarganya. (humas BP3MI DKI Jakarta)