• DKI Jakarta
  • +62811-9900-048
  • bp3mi.dkijakarta@kp2mi.go.id
  • BP3MI Jakarta
  • Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia – Jakarta

Berita

img BP3MI DKI
20-Aug-2026 09:57:04

BP3MI DKI Jakarta Perkuat SMK Go Global, Buka Jalan Lulusan SMK Jakarta Menembus Dunia Kerja Internasional

Jakarta, BP3MI DKI Jakarta (18/8) – Peluang bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jakarta untuk membangun karier hingga ke luar negeri semakin terbuka. Melalui Program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Go Global, BP3MI DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki keterampilan dan daya saing untuk memasuki pasar kerja internasional.

Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Program Peningkatan Kapasitas CPMI/PMI Tahun 2026 yang diikuti BP3MI DKI Jakarta bersama Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta serta Perwakilan Dinas Pendidikan Bidang SMK, pada Selasa (18/8/2026) bertempat di Kantor Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta

Rapat dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Bapak Drs. Syaripudin, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, beliau menilai Program SMK Go Global memiliki peluang besar untuk dikembangkan bersama, terlebih BP3MI DKI Jakarta memiliki kuota penempatan sebanyak 2.360 orang.

“Kuota penempatan Program SMK Go Global sebanyak 2.360 yang dimiliki oleh BP3MI DKI Jakarta dapat kita maksimalkan bersama. Karena itu, Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) perlu memetakan kapasitas kelas, jenis pelatihan, waktu kesiapan, serta RAB yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan program,” ujar Drs. Syaripudin, M.Si.

Menurutnya, besarnya kuota penempatan harus diikuti dengan persiapan yang matang. Setiap calon peserta perlu mendapatkan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan, sehingga ketika kesempatan kerja terbuka, mereka sudah memiliki bekal yang cukup untuk mengambil peluang tersebut.

Hal ini menjadi semakin menarik ketika dalam rapat terungkap adanya potensi minat yang cukup besar dari lulusan SMK di Jakarta. Perwakilan Dinas Pendidikan Bidang SMK menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan yang telah dilakukan, terdapat sekitar 1.000 alumni SMK yang menyatakan berminat untuk bekerja ke luar negeri.

Angka tersebut tentu menjadi peluang yang sayang untuk dilewatkan. Namun, data tersebut masih perlu divalidasi kembali karena pendataan dilakukan sekitar dua bulan lalu. Validasi diperlukan agar program benar-benar menyasar calon peserta yang memiliki minat sekaligus kesiapan untuk mengikuti proses pelatihan dan penempatan.

Lebih dari sekadar membuka kesempatan bekerja di luar negeri, SMK Go Global diharapkan dapat menjadi jembatan bagi anak-anak muda Jakarta untuk melihat bahwa dunia kerja mereka tidak berhenti di batas wilayah Indonesia. Dengan keterampilan yang tepat, lulusan SMK memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun masa depan di berbagai negara.

Karena itu, sosialisasi program juga menjadi perhatian dalam rapat. Informasi mengenai SMK Go Global dinilai perlu disampaikan secara lebih luas kepada kepala sekolah, siswa, alumni, hingga orang tua siswa. Semakin banyak informasi yang diterima, semakin besar pula kesempatan generasi muda untuk memahami bahwa bekerja ke luar negeri membutuhkan persiapan, kompetensi, dan tentunya proses penempatan yang aman.

Dinas Pendidikan Bidang SMK juga menyatakan kesiapannya untuk membantu menyebarluaskan link pendaftaran SMK Go Global kepada sekolah-sekolah menengah kejuruan di Jakarta. Upaya ini diharapkan dapat mendekatkan informasi program kepada calon peserta.

Koordinasi ini menjadi penting agar seluruh tahapan program dapat berjalan dengan jelas, mulai dari pelatihan, kesiapan peserta, hingga proses menuju penempatan.

 

logo
  • DKI Jakarta
  • +62811-9900-048
  • bp3mi.dkijakarta@kp2mi.go.id