Jakarta, BP3MI DKI Jakarta (7/4)
– Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta
melakukan Penjajakan Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia
(CPMI) sekaligus Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri dan Migrasi Aman dengan
Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Utara di Cilincing, Selasa (7/4/2026).
Kepala BP3MI DKI Jakarta, Kombes
Pol. Dr. Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H., mengungkapkan Pertemuan ini
menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antarinstansi dalam mendukung Program
Strategis Pemerintah, yakni SMK Go Global. “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata
tindak lanjut Nota Kesepakatan antara Menteri P2MI dan Gubernur DKI Jakarta
untuk memperkuat pelindungan PMI sekaligus meningkatkan kapasitas tenaga kerja
terampil dari DKI Jakarta agar siap bersaing di pasar global,” Ungkap Dr. Arman Muis. Dilanjutkan lagi oleh Dr.
Arman Muis, bahwa peluang kerja di luar negeri saat ini semakin terbuka luas
dan dapat dimanfaatkan oleh generasi muda. “Generasi muda harus berani mengubah
mindset untuk Go Global. Jangan membatasi diri hanya pada peluang kerja di
dalam negeri. Tingkatkan kemampuan, baik dari segi keterampilan kerja maupun
penguasaan bahasa,” ujarnya.
Selain itu, Dr. Arman Muis
menegaskan, “Negara melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
bersama BP3MI akan selalu hadir memberikan pelindungan kepada PMI, mulai dari
pra penempatan, masa penempatan, hingga purna penempatan.” Ia juga mengimbau
para peserta untuk selalu berkoordinasi dengan BP3MI maupun pihak PPKD terkait
informasi lowongan kerja luar negeri guna menghindari penipuan yang berpotensi
mengarah pada tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Lebih lanjut, Dr. Arman Muis
menekankan “Kesiapan mental menjadi hal yang sangat penting bagi CPMI.” Ia
menyampaikan bahwa masih terdapat PMI yang mengalami kendala dalam bekerja di
luar negeri akibat kurangnya kesiapan dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja
dan budaya yang berbeda.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 150
peserta pelatihan reguler Angkatan I Tahun 2026 yang berasal dari 17 program
pelatihan. Para peserta merupakan binaan pelatihan kerja yang dipersiapkan
untuk siap kerja baik di dalam maupun luar negeri.
Sementara itu, Kepala PPKD
Jakarta Utara, Faradisa Sofarda Basumi, mengungkapkan apresiasinya kepada BP3MI
DKI Jakarta atas kolaborasi yang terjalin. “Kami berkomitmen mendukung para
peserta pelatihan untuk dapat bekerja ke luar negeri. Selain itu, kami juga
terus meningkatkan kualitas pelatihan agar lulusan PPKD menjadi sumber daya
manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif di pasar kerja global,” ungkap
Faradisa.
Melalui kolaborasi ini, BP3MI DKI
Jakarta dan PPKD Jakarta Utara berharap dapat meningkatkan partisipasi tenaga
kerja asal Ibu Kota dalam mengisi peluang kerja global secara legal, aman, dan
terlindungi. (Humas/BP3MI DKI Jakarta)