Jakarta, BP3MI DKI Jakarta
(3/6) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI
Jakarta pada Rabu (3/6/2026) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan
pelayanan dan pelindungan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan
memfasilitasi pemulangan PMI berinisial JA
ke daerah asalnya di Madiun, Jawa Timur.
Sebelumnya, PMI JA menjalani
perawatan medis di Rumah Sakit Polri Jakarta sejak Rabu, 27 Mei 2026, dengan
keluhan pascastroke (post stroke). Selama menjalani perawatan, kondisi
kesehatan yang bersangkutan terus dipantau hingga akhirnya dinyatakan membaik
dan layak untuk melanjutkan pengobatan secara rawat jalan di daerah asalnya.
Menindaklanjuti kondisi tersebut,
BP3MI DKI Jakarta berkoordinasi dengan BP3MI Jawa Timur untuk mempersiapkan
proses pemulangan PMI JA agar dapat kembali ke lingkungan keluarga dan
memperoleh dukungan selama masa pemulihan.
Pada Rabu, 3 Juni 2026, BP3MI DKI
Jakarta menjemput PMI JA dari Rumah Sakit Polri Jakarta dan memfasilitasi
kepulangannya menuju Madiun, Jawa Timur menggunakan ambulans. Proses pemulangan
dilakukan dengan memperhatikan kondisi kesehatan PMI serta memastikan
perjalanan berlangsung aman dan nyaman.
Petugas BP3MI DKI Jakarta juga
terus berkoordinasi dengan staf BP3MI Jawa Timur guna memastikan proses
penjemputan dan penerimaan PMI di daerah asal berjalan lancar. Sekitar pukul
17.10 WIB, tim yang bertugas diberangkatkan dari Rumah Sakit Polri Jakarta
menuju kediaman PMI JA di Madiun, Jawa Timur.
Kepala BP3MI DKI Jakarta, Dr.
Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M., M.H., menyampaikan bahwa BP3MI hadir untuk
memastikan setiap PMI mendapatkan pelayanan dan pendampingan yang dibutuhkan,
termasuk dalam situasi kesehatan yang memerlukan perhatian khusus.
"Pemulangan PMI yang sedang
dalam masa pemulihan kesehatan merupakan bagian dari komitmen kami dalam
memberikan pelindungan menyeluruh kepada pekerja migran Indonesia. Melalui
koordinasi yang baik dengan berbagai pihak, kami berupaya memastikan PMI dapat
kembali ke daerah asal dengan aman dan memperoleh dukungan yang diperlukan
selama proses pemulihan," ujar Dr. Arman Muis.
Lebih lanjut, beliau menegaskan
bahwa BP3MI DKI Jakarta akan terus bersinergi dengan BP3MI di daerah serta
instansi terkait untuk memberikan pelayanan terbaik kepada PMI yang membutuhkan
bantuan, baik dalam aspek pelindungan, pemulangan, maupun penanganan kondisi
khusus lainnya.
Informasi lebih lanjut mengenai
perkembangan kondisi dan proses kepulangan PMI JA akan disampaikan pada
kesempatan pertama setelah tim melakukan pemantauan dan koordinasi lanjutan di
daerah tujuan.