Jakarta,
BP3MI (28/1) – BP3MI DKI Jakarta melaksanakan audiensi
dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat pada Rabu, 28 Januari 2026.
Audiensi ini dipimpin langsung oleh Kepala BP3MI DKI Jakarta, Kombes Pol. Dr.
Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M, dan diterima oleh Walikota Jakarta Barat, Ibu
Hj. Iin Mutmainnah, bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)
terkait.
Turut
hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Bagian Perekonomian,
perwakilan Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Suku Dinas Pendidikan
Wilayah I dan II, Suku Dinas Sosial, serta Suku Dinas Pemberdayaan, Pelindungan
Anak, dan Pengendalian Penduduk Kota Administrasi Jakarta Barat.
Kepala
BP3MI DKI Jakarta menyampaikan apresiasi atas penerimaan audiensi tersebut
serta menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam
pelindungan PMI.
“Audiensi
ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pelindungan
Pekerja Migran Indonesia,” ujarnya.
Ia
menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut Nota Kesepakatan antara
Menteri P2MI/Kepala BP2MI dengan Gubernur DKI Jakarta yang ditandatangani pada
29 Oktober 2025.
“Kami
berkomitmen menyiapkan PMI yang terampil, berdaya saing, dan terlindungi, serta
menjadikan DKI Jakarta sebagai role model pemberdayaan PMI,”
tambahnya.
Walikota
Jakarta Barat, Ibu Hj. Iin Mutmainnah, menyambut baik audiensi tersebut
dan menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Jakarta Barat untuk bersinergi dengan
BP3MI DKI Jakarta.
“Edukasi
dan sosialisasi bekerja ke luar negeri secara aman dan prosedural perlu terus
diperkuat,” ungkapnya.
Ia
juga menekankan pentingnya penguatan Job Fair, sosialisasi di SMK, serta
perlindungan bagi keluarga PMI yang ditinggalkan sebagai upaya pencegahan TPPO.
Sementara
itu, perwakilan Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyampaikan bahwa
kerja sama dengan BP3MI DKI Jakarta selama ini telah berjalan dengan baik.
“Ke
depan, kolaborasi akan diperkuat melalui monitoring dan evaluasi hasil
penempatan PMI,” ujarnya.
Audiensi
ini menghasilkan sejumlah komitmen bersama, antara lain kolaborasi edukasi dan
sosialisasi ke lembaga pendidikan dan pelatihan, optimalisasi pelaksanaan Job
Fair/Bursa Kerja, sinergi pencegahan dan penanganan TPPO, monitoring bersama
lembaga penempatan PMI, serta penjajakan pembentukan Kelurahan Migran Emas
di wilayah Jakarta Barat.
Melalui
sinergi ini, BP3MI DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat
berharap pelindungan PMI semakin optimal dan memberikan dampak positif bagi
kesejahteraan keluarga PMI serta perekonomian daerah. (Humas/BP3MI DKI
Jakarta)